Oleh Yoseph Kelik
![]() |
| KERETA api Prameks (foto diambil dari republika.co.id) |
"LAIN kali nggak boleh ini, Mas. Ini hanya untuk penumpang, bukan angkutan barang."
Kata-kata hardikan ini meluncur dari bibir seorang petugas Polsuska berkumis melintang. Nadanya cukup tajam. Tertuju kepada saya yang memilih memasang tampang bloon.
Hardikan si petugas polsuska itu sendiri bukannya tanpa sebab. Sabtu sore di pertengahan April 2009, di dalam Kereta Api Prameks Jogja-Solo, tempat si bapak berkumis melintang itu berdinas, saya memang melalukan sebuah "kenakalan kecil".
Bukan, bukan mencopet atau kedapatan nggak beli karcis.
