Tampilkan postingan dengan label perjalanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perjalanan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 November 2013

Empat Rekan Sekantor dan Seorang Mertua Menonton Pacu Jawi

(Sambungan dari tulisan Dari Jambi ke Sumatera Barat pada Peralihan November ke Desember sekaligus bagian III tulisan-tulisan catatan perjalanan ke Sumatera Barat dan Sumatera Utara.)


Oleh Yoseph Kelik
SAPI peserta pacu jawi di Jorong Gurun, Tanah Datar, Sumatera Barat

PERJALANAN yang berawal dari Kota Jambi itu memakan waktu total hampir 14 jam. Setelah bermobil selama itu, saya, Hanif, Wahyu, Wahid, serta Pak Jarwadi akhirnya sampai di Jorong Gurun, Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Semua itu adalah berkah panduan Google Maps, tapi ditambah beberapa kali bertanya kepada orang di pinggir jalan.

Jumat, 06 Januari 2012

Dari Bukittinggi Mampir di Danau Tarusan

Oleh Yoseph Kelik

ROMBONGAN Tur BTW Jambi ketika berhenti sejenak di tepi Danau Tarusan, daerah Kamang Magek
MENDUNG membuat langit di atas Bukitttingi pada Minggu, 25 Desember 2011 pagi cenderung berwarna kelabu. Akibatnya, pancaran sinar matahari jauh dari kata menyengat. Kesejukan khas daerah dataran tinggi pun jadi sungguh terasakan oleh kulit dan tarikan nafas. Dalam pelukan cuaca dan hawa yang terbilang ramah semacam inilah rombongan komunitas Bike To Work (BTW) Jambi meninggalkan areal Lapangan Jam Gadang sekitar pukul 08.00. Acara gowes sepeda Minggu pagi tersebut merupakan puncak acara tur bersepeda di Bukittinggi yang dihelat BTW Jambi dari Sabtu, 24 Desember.

Kamis, 05 Januari 2012

Bersepeda 50 Kilometer di Segarnya Udara Bukittinggi

Oleh Yoseph Kelik

ROMBONGAN Tur BTW Jambi berfoto di depan rumah Ridwan-Nurleli sebelum berangkat bersepeda
"DINGIN tidak semalam?"

Nurleli (55), sang nyonya rumah dan istri dari Ridwan Puar (67) bertanya demikian tak lama seraya menyuguhkan kopi dan kue-kue hangat. Saat itu, suasana seputaran rumahnya di Kecamatan Sungai Puar, Kabupaten Agam, Sumatera Bara, masih gelap. Minggu, 25 Desember 2011 itu baru berumur sekitar empat setengah jam.

Ibu dari empat anak ini menujukan pertanyaan tersebut kepada tak kurang dari 20 orang, termasuk saya, yang telah mengumpul di ruang tengah rumahnya pagi itu. Mereka itu merupakan bagian dari rombongan Bike To Work (BTW) Jambi yang menjalani tur bersepeda di daerah Bukittinggi, Sumatera Barat pada 24 dan 25 Desember 2011 . Nah, sejak Sabtu sore, rumah pasangan Ridwan dan Nurleli,yang berjarak sekitar 5 kilometer di selatan Kota Bukittingi, menjadi tempat menginap 35 orang dari anggota rombongan BTW Jambi. Belasan orang sisanya dari rombongan itu menginap di sekitar tiga penginapan di Bukittinggi.