Tampilkan postingan dengan label artis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 November 2012

Merinding Sekaligus Antusias karena Fix You

Oleh Yoseph Kelik


FIX You itu lagu Colplay yang selalu bikin saya merintusias...: merinding sekaligus antusias... . Itu selalu saya rasa, entah ketika cuma mendengarnya sambil lalu, entah ketika menyimaknya sungguh-sungguh. Berlaku untuk versi lagu, instrumental, video klip, juga versi cover oleh penyanyi lain.

Apa anda merasakan hal yang sama?

Tambahan Serotonin
Durasi Fix You itu dari awal sampai akhir 4 menit lebih 55 detik. Hampir lima menit. Namun, meluangkan waktu hampir lima menit lebih tepatnya lagi paling tidak hampir lima menit untuk menyimak Fix You  adalah "pemborosan" waktu yang tak perlu disesali.

Rabu, 04 Juli 2012

Chef Jelita Pulang Kampung



Oleh Yoseph Kelik dan Wahid Nurdin
FARAH Quinn beberapa saat sebelum memulai demo masak dalam acara Sparkling Day di Citraland NGK Jambi  




LAKI-LAKI maupun perempuan, tua-muda hingga bocah kecil, menyemut di Lokasi Proyek Citraland NGK Jambi. Demikianlah pemandangan di calon "kota kecil" di daerah Mayang tersebut pada Minggu (1/7) mulai dari pagi sekitar pukul 09.00.

Ratusan orang itu  adalah para pengunjung serta peserta lomba-lomba dalam helatan event Sparkling Day . Anak-anak mengikuti lomba mewarnai maupun bermain di kastil lenting. Para ibu dan para gadis mengikuti lomba memasak. Contohnya adalah pasangan dua sekawan Anggun (19) dan Thamyla (20) yang meracik masakan Cumi Asam Manis  serta Crepes Durian.  Lalu, para bapak dan para anak muda seperti Riko Mappedeceng (30) serta M Rasyid Ridho (17) yang mengikuti kontes foto arsitektur. Orang-orang selebihnya yang tak turut berlomba wira wiri melihat pameran perumahan, menengok kumpulan rumah contoh yang telah dibangun, menjajal aneka makanan-minuman yang disediakan pantia acara, juga tak ketinggalan menikmati suguhan musik live yang dimainkan Tia, Toto, Iqbal, serta Haris dari panggung di tengah komplek perumahan.

Namun, tak bisa disangkal pesona yang membuat ratusaan orang itu mengumpul dan terus bertahan di Citraland NGK, tak memedulikan paparan terik matahari, adalah asa untuk dapat menyaksikan secara langsung sosok Farah Quinn.

Selasa, 15 November 2011

Kata Tompi, Jambi Mestinya Punya Gedung Pertunjukan yang Bagus

Oleh Yoseph Kelik

TOMPI saat manggung dalam event JAZZ MOMENT di RCC Jambi, 12 Juli 2011
(foto oleh Hanif Burhani)
TOMPI sang penyanyi jazz papan atas Indonesia menghibur seribu lebih penonton di Ratu Convention Center (RCC), Broni, Kota Jambi pada Selasa (12/7) malam. Itu semua berlangsung dalam sebuah konser bertajuk JAZZ MOMENT Featuring Tompi yang diselenggarakan Warzone Entertainment. Suara khasnya, yang antara lain konon terbentuk dari hasil pengaruh  tradisi mengaji Al Quran ala orang Aceh, menaikturunkan emosi penonton, mendatangkan tepuk tangan hingga gelak tawa dan jerit histeris penonton berulang kali.

Senin, 14 November 2011

Tidak Pernah dan Tidak Mau Ditekan-Tekan (Sebuah Tulisan Profil Ringan tentang Lala Karmela)

Oleh Yoseph Kelik


Foto oleh Hanif Burhani
Layout oleh Dafid Dwi Daliawan
GERINCING samar plus bunyi klok...klok...klok...mengiringi kedatangan Lala Karmela di kamar 404 Grand Hotel Jambi. Gerincing datang dari gelang keemasan berbentuk tabung yang melingkari pergelangan tangan kirinya, sedangkan suara mirip ketukan bersumber dari langkah sepatu hak tinggi.

"Maaf ya lama nunggunya... ." Perempuan 26 tahun bernama lengkap Karmela Mudayatri Herradura Kartodirdjo tersebut menyapa seraya tersenyum. Di atas meja kredenza pojok kamar, gadis bertubuh mungil asal Jakarta ini  meletakkan sabak elektroniknya dengan hati-hati. Tangannya lalu terulur menjabat tangan Tribun.

Malam itu, satu di antara penyanyi yang mendendangkan Kita Bisa, lagu tema SEA Games XXVI Palembang  dalam versi video klipnnya di televisi ini tampak cantik, dengan rambut terkuncir kuda, juga dalam balutan paduan rok gembung merah muda serta baju hitam tanpa lengan. Satu sabuk kecil berwarna biru muda terlihat melingkar pada pinggangnya yang ramping.

Menari di Atas Meja
Kala itu, Jumat (4/11) yang masih teramat muda, berumur sejam pun belum. Dalam waktu 45 menit kemudian, penyanyi yang lebih dulu ngetop di Filipina, negeri kelahiran bundanya, itu lantas naik panggung di Grand Club di lantai 5 Grand Hotel. Di sana dan bersama DJ Bone, Lala menjadi penampil spesial acara musik ELECTROVISION, yang merupakan rangkaian tur sejumlah DJ kenamaan dan penyanyi kaliber nasional ke delapan kota di Indonesia sejak 29 Oktober lalu.