Tampilkan postingan dengan label garuda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label garuda. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2013

Mengenang Tintin dan Sebuah Taman Bacaan

KOMIK serial Tintin nomor 22, Penerbangan 714 ke Sidney
Oleh Yoseph Kelik



MEMBACA Tintin: The Complete Companion  mau tak mau ngingetin saya ke zaman masih duduk di bangku SMP. Masa itu terbilang  masa keakraban terintim saya dengan komik-komik serial Tintin. Kala itu, saya  begitu sering menumpang  baca maupun pinjam untuk dibawa pulang  di  satu taman bacaan sekitar 200 meter dari sekolah saya.

Oh ya, nama taman bacaan itu Hendragiri. Lokasinya tepat di sebelah timur Gereja Katolik Santo Yohanes Rasul Wonogiri, Jawa Tengah. Taman bacaan itu termasuk bagian komplek Susteran Carolus Borromeus (CB) di Wonogiri. Pengeloaan taman bacaan tersebut pun ada di tangan para biarawati Katolik.

Tak cuma komik-komik serial Tintin yang dulu kerap saya baca dan pinjam di taman bacaan yang dengar-dengar sekarang sudah tutup itu.

Senin, 05 September 2011

Jadi Sebutan Generik Vespa 1958-1965


SEBUTAN Kongo kemudian tak sebatas dipakai sebagai nama Vespa eks Kontingen Garuda II dan III. Menurut cerita Yosep Ariandi dan Dodi Bongkeng dari Komunitas Pecinta Scooter Jambi (KPSJ) pada Jumat (4/2/2011) malam, dalam perkembangannya, nama Kongo juga dipakai menyebut semua Vespa berkepala bentuk bulat, ber-cc mesin 150 dan 125, serta yang diproduksi antara 1959-1965. Contoh dari Vespa Kongo yang bukan asli eks Kontingen Garuda adalah milik Iwan, penggemar Vespa yang tinggal di Simpang Kawat, Kota Jambi.

Vespa Kongo eks Kontingen Garuda maupun yang bukan memang memiliki sejumlah kemiripan. Mereka sama-sama memiliki bentuk lampu depan bulat besar dan bentuk spedometer petak atau kotak. Di atas spedometer, mereka pun sama-sama memiliki sebuah lampu kecil indikator

Legenda dan Idaman itu Bernama Kongo


KONGO adalah nama sebuah negara di Afrika Tengah. Negara ini kerap menjadi palagan yang penuh darah. Itu mulai dari perang negara itu dengan dua tetangganya, Uganda dan Rwanda di awal dekade 2000-an. Lalu, ada perang saudara penggulingan diktator Mobutu Sese Sese Seko pada 1996-1997. Selain itu ada juga perang kemerdekaan negeri itu melawan kolonialis Belgia pada peralihan pada penghujung dekade 1950-an.

Namun, biarpun memiliki sejarah konflik semacam ini, nama Kongo sangatlah beken di kalangan skuteris alias penggemar skuter di Indonesia. Itu bukan karena Kongo negara produsen  skuter. Itu lebih karena