SAYA kali pertama menginjakkan kaki di Kota Jambi hampir dua tahun lalu. Dua puluh dua bulan silam tepatnya.
Awal Desember 2009 itu, saya datang ke Ibukota Provinsi Jambi ini bersama delapan orang teman, sesama calon wartawan baru untuk calon jabang bayi Harian Pagi Tribun Jambi yang baru akan terbit empat bulan kemudian. Delapan orang teman seperjalanan dan seperjuangan saya itu, hasil pelatihan dua bulan di Bandung, terdiri dari lima reporter yakni Duanto, Bandot, Jari, Bony, serta Habibie, juga tiga fotografer yaitu Hanif, Prast, dan Taufan. Dua desainer grafis sesama peserta pelatihan di Tribun Jabar, Suud dan Prima, dititipkan lebih dahulu di Tribun Lampung
![]() |
| SEBELAS alumnus pelatihan wartawan di Bandung berfoto bersama dengan Pak Cecep, Mbak Hasanah, dan Mbak Dwi di depan Grha Tribun Jabar, Bandung (foto oleh Hanif Burhani) |
Karat di Sayap
Kami bersembilan sampai di Jambi dengan menunggang
