Bagian Kedua dari Tiga Tulisan Profil Tentang Carlo Ancelotti
Oleh Yoseph Kelik
ANCELOTTI dan skuad Milan dalam perayaan kemenangan Liga Champions 2002/2003 (foto dari dailymilan.com)
MUSIM-musim Milan di bawah kepelatihan Ancelotti masih saya ingat juga kerap diwarnai peragaan kemenangan dramatik dan mematikan di kancah Eropa. Yang saya sebut di sini sebagai kemenangan dramatik adalah kemenangan-kemenangan yang diraih I Rossoneri setelah sebelumnya didahului oleh hasil mengecewakan, kalau tidak bisa disebut hasil yang buruk. Kemenangan-kemengan dramatik itu bagi saya adalah pula pengingat tentang kedahsyatan kemampuan Ancelotti dalam meracik taktik. Kemenangan-kemenangan yang dihasilkan lewat cara membalikkan keadaan itu tentu datang gabungan otak brilian, naluri peka, syaraf baja, hingga hitung-hitungan yang tidak konvensional. Taktik-taktik Ancelotti dalam pertandingan-pertandingan krusial itu ibarat seorang pejudo, yang awalnya terlihat dalam posisi terdesak, namun ternyata malah mampu melakukan gerakan mematikan terhadap lawannya di detik-detik terakhir.